Balitbangda Gelar Seminar Penelitian Preferensi Petani dan Konsumen

     MUARA SABAK- Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Tanjung Jabung Timur menggelar seminar hasil penelitian preferensi petani dan konsumen terhadap varietas padi bertekstur pulen dan aromatis serta strategi pengembangannya di Kabupaten Tanjab Timur, Senin (9/12) lalu.

     Kegiatan yang bertempat diruang rapat Pro Chicken Muara Sabak, dihadiri Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Tanjab Timur, Agus Sadikin, pihak Bappeda, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindag, Tim Peneliti Balitbangda, Bagian APP dan SDA Setda Tanjab Timur, Satker BPP Kecamatan se-Tanjab Timur dan penyalur beras ASN.

    Plt. Kepala Badan Balitbangda Tanjab Timur, Herli, menyampaikan maksud dari kegiatan ini memberikan informasi dan hasil kajian yang sudah dilaksanakan, sehingga nantinya dapat diambil keputusan bersama untuk kesempurnaan hasil bagi pemangku kepentingan dalam merancang dan merumuskan rekomendasi kebijakan.

    "Ada 35 orang peserta yang mengikuti kegiatan ini. Sedangkan narasumber Kabid Produksi Tanaman Pangan, Ir. Mahmud dan Kabid Distribusi Pangan, Nandang Agus Salim. Sementara penyaji Asnelly Ridha Daulay selaku ketua tim peneliti Balitbangda Provinsi Jambi," katanya.

     Untuk tahapan kegitan, lanjutnya, yakni seminar proposal, survey dan pengambilan data dibeberapa kecamatan, pengolahan data, study komparasi ke BPP Kabupaten Subang, Focus Group Discussion (FGD) yang dilaksanakan pada akhir November lalu, serta seminar hasil. Selain itu, melalui seminar ini dilaksanakan sesi pemaparan tim peneliti, diskusi paralel dan tanya jawab. "Kami atas nama Balitbangda Tanjab Timur mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kerjasamanya kepada seluruh peserta terutama para pembicara/narasumber dan moderator khususnya," ucapnya.

     Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Tanjab Timur, Agus Sadikin dalam sambutannya menyebutkan, sebagaimana diketahui bahwa beras asal Kabupaten Tanjab Timur mensuplai kebutuhan konsumsi didalam Provinsi Jambi dan daerah lain yang terdekat. Kebijakan Bapak Bupati yang mewajibkan semua ASN membeli produk lokal akan meningkatkan pasar produksi padi di Tanjab Timur.

    "Untuk itu, perlu suatu kebiajakan yang diambil untuk meningkatkan kualitas produksi ataupun peningkatan hasil produksi yang maksimal, sehingga ketersediaan varietas benih lokal maupun nasional tercukupi. Diharapakan para peserta untuk memberikan berbagai masukan dan informasi untuk merancang rekomendasi kebijakan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjab Timur," harapnya.